Pembicara Jangan Asal Bicara

Pembicara Jangan Asal Bicara. Hari ini saya mendapat suatu pelajaran. Melihat salah seorang teman saya yang kebetulan diamanahkan sebagai pemimpin di kelas. Setelah saya perhatikan sebenarnya memang dia punya keinginan yang kuat untuk menjadi seorang pemimpin. Hanya saja masih ada yang kurang dan mungkin tidak sedikit pun diperhatikan olehnya. Yaitu kemampuan menjadi seorang pembicara.

Bagaimanapun seorang pemimpin tidak akan pernah lepas dengan yang namanya berbicara di depan banyak orang. Sudah wajib itu. Pemimpin wajib pula menjadi pedoman bagi setiap orang yang ia pimpin. Memberikan solusi dan mengambil keputusan secara bijak. Maka seni berkomunikasi tentu merupakan suatu keterampilan yang perlu dan sangat penting untuk dikuasai. Tidak mungkin seorang pemimpin bungkam dan hanya duduk diam melihat anggota-anggotanya saja, bukan?

Ada dua hal yang perlu kita perhatikan:
1. Jadilah Pendengar yang baik.
2. Jadilah Pembicara yang mendengarkan.

Point pertama, jika kita ingin menjadi seorang pembicara maka langkah pertama yang perlu kita pelajari adalah menjadi seorang pendengar yang baik. Dengan sering mendengarkan tentu akan semakin membuat kita lebih banyak mengerti. Kita harus bisa menempatkan diri.

Pembicara-Jangan-Asal-Bicara
Ketika orang lain sedang berbicara bagaimana respons kita terhadap dia. Apa yang kita rasakan ketika dia berbicara kepada kita? Apa yang menyebabkan kita bisa merasa cepat bosan saat mendengar orang berbicara? Kenapa masih banyak orang yang beradu argumen atau ribut ketika ada orang lain sedang berbicara di depan mereka? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini kalau kita bisa menjawabnya ketika sedang berada di situasi pembicaraan, ini saja tentu sudah menjadi modal yang cukup dan ilmu buat kita.

Point kedua, jika kita sudah bisa menjadi seorang pendengar tentu untuk berbicara di depan pun akan menjadi lebih mudah. Karena kita sudah mengerti seperti apa rasanya di posisi orang yang mendengarkan. Artinya, langkah pertama kuasai lah diri terlebih dahulu. Kita harus mengerti kenapa orang lain harus mau mendengarkan kita berbicara? Apa yang harus saya lakukan agar orang lain turut ikut peduli dan aktif dalam pembicaraan? Bagaimana caranya agar saya bisa menjadi penengah dan tidak selalu mendominasi pembicaraan?

Pembicara yang baik adalah seorang yang bisa mengerti kondisi dari setiap lawan bicaranya bukan seorang yang ingin selalu dimengerti. Pembicara yang baik adalah seorang yang bisa menangkap solusi dari apa yang dibicarakan bukan malah membuat emosi. Pembicara yang baik haruslah bisa membuat suasana saling membangun agar setiap pihak merasa dibutuhkan dan bukan saling menjatuhkan.

Banyak teknik yang bisa Anda gunakan, hanya saja saya tidak akan menguraikannya lewat tulisan ini. Cukup ingat saja jika Anda ingin menjadi seorang Pembicara jangan cuman Asal BICARA!
Belum ada comments. Tambahkan Komentar?

Bagaimana menurut pendapat kamu?
Silahkan tinggalkan komentar yang baik dan sopan yaa. Terima kasih.